Senin, 27 Januari 2014

Kerajinan Tenun Lombok

Di lombok kerajinan kain tenun sudah sangat dikenal luas oleh masyarakat mancanegara maupun domestik, kain tenun lombok memiliki kualitas yang bagus    Keberadaan kain tenun di masyarakat, bukan saja untuk estetika, status social, pelindung tubuh dari pengaruh alam tetapi juga sebagai sebuah symbol. Pada zaman dahulu, khususnya di Lombok kain kembang komak memiliki symbol yaitu dibawa oleh gadis saat akan menikah untuk selimut tidur. Pada umumnya, masyarakat suku Sasak melangsungsungkan pernikahan pada musim dingin yaitu saat musim komak berbuah.

Kerajinan tenun ikat daerah Lombok memiliki ciri khas tersendiri dilihat dari segi pewarnaan dan jenis tenunan.Tenunan khas daerah Lombok memiliki warna dasar merah dan diberi kembang menggunakan benang emas. Kain tenun ikat ini banyak kita jumpai di desa Ganti, Beleka, Sukarara,Sade di Kabupaten Lombok Tengah, kemudian di Kabupaten Lombok Timur kita jumpai di desa Loyok karena di desa desa inilah kain tenun diproduksi secara besar–besaran dan dijadikan sebagai mata pencaharian. 



Kerajinan tenun ikat biasanya di buat oleh orang perempuan baik yang sudah kawin maupun yang masih gadis sehingga hampir setiap rumah kita jumpai alat tenun. Pembuatan alat tenun masih menggunakan tekhnologi sederhana yakni terbuat dari kayu,meski demikian hasil tenun daerah Lombok tidak kalah dengan hasil tenun daerah lain yang sudah menggunakan tekhnologi mesin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar